top
logo

Nelayan Jangkabuya Terima Perahu Fiber Glass PDF Cetak Email

MEUREUDU - Pasca gempa dan tsunami yang melanda Aceh 26 Desember 2004 lalu berbagai bantuan terus mengalir. Selain mendapat bantuan rumah dan modal untuk pemberdayaan ekonomi, juga ikut dibantu peralatan mencari nafkah. Seperti halnya di Kecamatan Jangkabuya, Pidie. Puluhan nelayan di sana, Kamis (22/3) memperoleh bantuan perahu Fiber Glass.

Perahu bantuan PT Rio Tinto Indonesia bekerjasama dengan Pusat Studi Pembangunan (PSP) Universitas Abulyatama (Unaya), sejumlah 26 unit itu diperuntukkan kepada 49 orang warga pesisir yang tergabung dalam Kelompok Swadaya Nelayan (KSN) Ingin Jaya dan KSN Usaha Baru. Penyerahan dilakukan Bupati Pidie, Mirza Ismail, dalam sebuah upacara yang dipusatkan di TPI Kuala Kiran. 

PSP Unaya, Idal Bahri, mengatakan pemberdayaan ekonomi nelayan (P2EN) yang bergerak sejak pertengahan Desember 2005 lalu, bertujuan untuk memulihkan kehidupan nelayan pasca tsunami Desember 2004. 

P2EN, tambah Idal Bahri, melakukan program pemberdayaan kepada kedua KSN tadi meliputi lima aspek pembinaan. Yaitu, aspek organisasi berupa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota. Aspek administrasi, memberikan pelatihan sekaligus praktek pengelolaan administrasi. Aspek permodalan, melakukan pengumpulam modal usaha secara swadaya melalui simpanan pokok dan sukarela. 

Ke empat adalah aspek kegiatan usaha produktif. Arahnya merencanakan usaha dan menjalankan kegiatan serta memahami tantangan kemungkinan terjadi kegagalan dalam berusaha. Sedangkan aspek ke lima yaitu, pembentukan jaringan. Kegiatan ini, menurut Idal, dilakukan dengan meningkatkan kemampuan anggota. Sehingga terjalin hubungan antar kelompok juga dengan berbagai pihak. 

Sementara Ketua Wadah Kerja Sama Antar Kelompok, Nurdin Ahmad, pada kesempatan tersebut, selain mengulas balik kondisi kehidupan nelayan pasca tsunami juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan PT Rio Tinto dan PSP Unaya. Nurdin akan berupaya bantuan yang sifatnya revorving itu berjalan baik. 

Penyerahan perahu fiber glass secara simbolis dilakukan Bupati Pidie, Mirza Ismail S.Sos, kepada salah seorang nelayn. Sedangkan peusijuek dilaksanakan seorang tokoh agama setempat. Seusai peusijuek bupati, para asisten dan sejumlah kadis serta puluhan nelayan penerima perahu bermesin itu melakukan ujicoba berlayar hingga beberapa ratus meter dari garis pantai.

Seusai makan bersama, bupati dan rombongan melakukan peninjauan ke sejumlah kawasan. Selain melihat kondisi jalan kabupaten di perbatasan Jangkabuya - Samalanga yang hancur-hancuran juga berkeliling ke sejumlah desa di pedalaman Ulee Gle.

Di beberapa desa yang disinggahi bupati, mendapat sambutan hangat dari warga setempat. Bahkan, beberapa penduduk mengaku, baru kali ini melihat bupati berkunjung ke desa. “Saya baru kali ini melihat bupati ke sini,” kata seorang warga Gahru. Nada sama juga dilontarkan beberapa ibu rumah tangga di Desa Alue Sane.(ag)

 

bottom

Hosted by Asia Mada Inc. XHTML and CSS.